Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Cileungsi Gelar Rapat Kerja dan Workshop Sekolah Muhammadiyah Cileungsi

Cileungsi – Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Nonformal PCM Cileungsi menyelenggarakan Rapat Kerja dan Workshop Pengembangan Mutu Sekolah Muhammadiyah Cileungsi. Acara tersebut digelar selama 2 hari pada Jumat (18/7) dan Sabtu (19/7) kemarin di Kampus B Perguruan Muhammadiyah Cileungsi.

Pembukaan Rapat Kerja dan Workshop Pengembangan Mutu Sekolah Muhammadiyah Cileungsi tersebut pada Jumat (18/7) di auditorium Universitas Muhammadiyah Cileungsi (UMCI). Dihadiri oleh Ketua dan Anggota PCM Cileungsi, Ketua dan jajaran Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Cileungsi. Para peserta dari unsur Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Kepala Seksi, serta Kepala Program dari Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) SD, SMP, SMA, dan SMK Muhammadiyah Cileungsi.

Namin AB, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Cileungsi menyampaikan harapannya agenda Rapat Kerja dan Workshop Pengembangan Mutu Sekolah Muhammadiyah Cileungsidapat berjalan baik dan lancar, sehingga menghasilkan yang terbaik untuk sekolah-sekolah di Perguruan Muhammadiyah Cileungsi.

Mustopa Idris, Ketua PCM Cileungsi dalam sambutan sekaligus membuka acara menegaskan bahwa amanah atau jabatan yang diberikan kepada setiap peserta hari ini adalah titipan yg bersifat sementara. Jangan terlalu euforia saat diamanahi jabatan, juga jangan sakit hati jika tidak diberi amanah kembali. Karena setiap kita akan mendapatkan kesempatannya masing-masing.

“Kepada para peserta agar melakukan amal yang terbaik (Ahsanul amala) dalam rangka menjalankan tugas dan tanggung jawab di AUM masing-masing,” ajak Mustopa.

Terakhir ia berpesan, pertama, bahwa kehidupan ini sebentar seperti sebuah permainan. Kedua, kehidupan ibarat bunga mawar yang mekar, indahnya hanya sementara tidak selamanya. Ketiga, kehidupan ibarat turunnya hujan Dair langit ke permukaan bumi.

“Setiap tim yang sudah dibentuk sebagai pimpinan AUM, harus bisa bekerja sama dengan baik, saling bersinergi dan berkolaborasi. Sebagai bagian dari persyarikatan Muhammadiyah, diharapkan para pejabat AUM memilih Nomor Baku Muhammadiyah (NBM),” tutupnya.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *