Kolborasi Lazismu Dengan Ortom Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Cileungsi- Mewabahnya pandemi coronavirus disiase 2019 (covid 19) di seluruh dunia saat ini mempengaruhi semua bidang kehidupan manusia. Maka perlu perhatian penuh, baik pemerintah maupun organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah.

Muhammadiyah memiliki lembaga pengelola dana zakat, infaq, dan shodaqoh, yaitu LAZISMU yang bertugas memaksimalkan dana ummat untuk kepentingan masyarakat luas, baik dalam bentuk bantuan uang tunai maupun bahan kebutuhan sehari-sehari.

Pada bulan Maret lalu, 1 bulan setelah diumumkannya wabah covid 19 sebagai penyakit menular dan sangat berbahaya bagi kehidupan masyarakat di seluruh dunia, LAZISMU, Organisasi Otonom (Ortom) tingkat Cabang, MPK (Majelis Pendidikan Kader), MPS (Majelis Pelayanan Sosial), MPKU (Majelis Pembinaan Kesehatan Umum), LPB (Lembaga Penanggulangan Bencana) membentuk tim bersama sesuai arahan Pimpinan Pusat, yaitu Muhammadiyah Covid Command Centre (MCCC) Cabang Cileungsi.

MCCC ini bertugas memonitoring persebaran covid 19, dampak dan antisipasinya ditingkat Wilayah dan Daerah dengan berkoordinasi dengan gugus tugas yang dibentuk oleh pemerintah setempat. Sedangkan MCCC Cabang Cileungsi yang dikoordinatori oleh Ketua LAZISMU Kantor Layanan PCM Cileungsi Ahmad Fadholi, untuk saat ini melaksanakan kegiatan Aksi Bersama Untuk Sesama (ABUS) dengan tugas mengumpulkan donasi uang dan barang yang selanjutnya disalurkan kepada masyarakat dhuafa, fakir miskin, dan kalangan yang terdampak wabah covid 19.

“Tugas kita saat ini fokus pada bantuan masyarakat dhuafa dan kalangan yang betul-betul terdampak covid 19, karena dampaknya begitu terasa disektor perekonomian masyarakat bawah. Kita berusaha membantu mereka dengan ikhtiar yang dapat dilakukan”, ujar Ahmad Fadholi.

ABUS, begitu singkatan kegiatan ini, membuat beberapa tahap dalam penggalangan donasi sehingga penyalurannya dapat merata.

“Untuk tahap 1 kita bagikan sebelum bulan ramadhan untuk masyarakat disekitar kampus Perguruan Muhammadiyah Cileungsi”, tambah Ahmad Fadholi.

Penggalangan donasi yang dilakukan pada tanggal 8-15 April 2020 berhasil menghimpun dana sebesar Rp 24.450.000,- (dua puluh empat juta empat ratus lima puluh ribu rupiah) dan donasi dalam bentuk sembako seperti: beras, mie instan, dan sembako lainnya.

Penyaluran dilaksanakan pada tanggal 21 sampai 23 April 2020, dalam bentuk:
1. 150 paket sembako
2. 25 voucher belanjar senilai Rp 100.000 di Sunmartmu
3. 250 paket masker dan hand sanitizier
4. 30 titik penyemprotan disinfektan

Donasi yang diterima berasal dari donatur perorangan dan lembaga, serta sponsor.

Dalam kegiatan ini, tim bekerjasama dengan beberapa lembaga yaitu Sunmartmu, minimarket Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) PCM Cileungsi, dalam menyediaan sembako dan kebutuhan lainnya. Pembuatan hand sanitizier dengan SMK Muhammadiyah 4 Cileungsi, pembuatan masker kain dengan Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah, dan penyemprotan disinfektan dengan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Cileungsi.

Aksi ini akan berlanjut pada tahap 2 dan selanjutnya. Tim ABUS membuka kesempatan bagi masyarakat yang berkecukupan rezeki dan ingin berbagi untuk masyarakat terdampak covid 19, khususnya wilayah Kecamatan Cileungsi dan sekitarnya.

Kontributor: Jatnika

153 total views, 1 views today

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*