IPM Jabar Adakan Seminar dan Rakorda di Bandung

20160317-ipm-jabar-seminar-rakorda-di-bandung

BANDUNG – Untuk memetakan potensi sekaligus merumuskan langkah strategis dan sosialisasi program kerja PW IPM Jawa Barat periode 2015-2017, Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Barat akan menggelar Seminar dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Hotel Baltika Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung.

Mengusung tema “Agenda Reformasi Untuk Mencerahkan Pelajar Demi Terwujudnya Jawa Barat yang Berkemajuan”, kegiatan akan berlangsung selama dua hari yang dimulai hari ini hingga Sabtu (19/3/2016).

“Kegiatan tersebut merupakan upaya serius PW IPM Jabar dalam rangka formulasi strategi gerakan dari tataran konsep sampai tataran teknis sehingga menyentuh ranah akar rumput dalam ruang lingkup pelajar,” kata Ketua Pelaksana Seminar dan Rapat Kordinasi Daerah IPM Jaba Fikri Zainur, Kamis (17/3/2016).

Kegiatan yang akan diikuti oleh 72 peserta yang terdiri dari tiga orang delegasi dari setiap PD IPM se-Jawa Barat itu akan dibuka oleh Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat, Dr.H. Yudha Munajat Saputra, M.Ed.

“Sebagai mitra strategis Oranisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), Disorda Jabar beritikad baik untuk memfasilitasi hampir semua agenda-agenda kepemudaan, termasuk di dalamnya kegiatan yang diselenggarakan PW IPM Jabar,” kata Fikri.

Fikiri berharap, kegiatan tersebut mampu menampung sumbangsih gagasan bagi pelajar Muhammadiyah untuk lebih mematangkan langkah dakwah organisasi.

Lebih lanjut Fikri menjelaskan, perkembangan kondisi masyarakat yang dinamis menuntut PW IPM Jabar agar melakukan sebuah gebrakan dalam rangka usaha pencerdasan dan penyadaran melalui seminar tersebut.

“Seminar ini merupakan rangkaian dari upaya kami dalam bentuk pembingkaian gerakan dan mobilisasi organisasi karena dihadapkan dengan kondisi sosial masyarakat yang berkembang dengan begitu dinamis,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PW IPM Jabar, Hafizh Syafaaturrahman berharap kegiatan tersebut akan menjadi sarana pengukuhan eksistensi dalam rangka memajukan peran dan potensi pelajar di era kreativitas.

”Dengan segudang tantangan zaman dari mulai daruratnya narkotika, terorisme, budaya pop yang riskan dikonsumsi oleh kalangan pelajar, maka dari itu menjadi sebuah kewajiban bagi pemegang amanah struktural untuk melakukan berbagai upaya dalam bentuk preventif akan hal-hal negatif dan eksploratif sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tandas Hafizh.

sumber: jurnalislam.com

1,078 total views, 1 views today

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*